Jumat, 29 Oktober 2010

shinee "Hello"

  *didorm shinee, 2010

hyung, kau kenapa?” Tanya taemin seraya menyeruput jus orangenya
“aku sedang bingung” jawab jonghyun menggigit-gigit ujung pensilnya
“bingung kenapa?” Tanya taemin kembali
“tentang repackage album kita. Kita kan baru menemukan 2 lagu yang cocok, masih kurang 1 lagi” jelas jonghyun
“oo.. itu.. memangnya kita ingin menambah lagu apa?” Tanya taemin lagi
molla.. makanya aku sedang bingung memikirkannya” jawab jonghyun pasrah

karena taemin adalah maknae yang baik jadi ia membantu hyungnya memikirkan lagu apa yang cocok untuk repackage album mereka. Sampai akhirnya minho dating.

“kenapa kau senyum-senyum sendiri?” Tanya key yang baru keluar dari dapur
“oh.. tadi aku bertemu dengan  seorang gadis kecil, namanya shin chan chan” jawab minho terseyum
“hah?! Chan chan?? Lucu sekali namanya.. pasti anaknya juga lucu..” seru taemin ikut-ikutan
“iya.. anaknya lucu.. lihat! Ia memberikan ini padaku” ujar minho sembari menunjukkan selembar kertas bergambar seorang pria dengan wanita dengan baju serba putih
“itu dia yang gambar?” Tanya key. Minho hanya mengangguk
“lalu pria digambar itu kau?” Tanya key kembali. Minho pun kembali mengganggukkan kepalanya.
“dan gadis itu adalah chan chan?” Tanya taemin menduga-menduga
“ya kau benar. Dia bilang kalau dia sudah besar nanti, ia ingin menikah denganku” jawab minho seraya tertawa kecil
“jadi kau di tembak dengan seorang gadis kecil?” Tanya key tak percaya
“ya begitu lah! Ternyata aku terkenal dikalangan anak-anak ya..” seru minho tertawa senang
“YA! ITU DIA IDENYA! KATAKAN CINTA!” teriak jonghun tiba-tiba mengagetkan para dongsengnya.

                                                    *********************

hyung, ada apa sih?” Tanya key tak mengerti
“iya.. kenapa kita dikumpulkan begini?” Tanya minho
“kenapa kalian aku kumpulkan disini? Karena kita akan mendiskusikan tentang lagu yang akan kita tambahkan di repackage album kita” jelas jonghyun
“lalu apa temanya?” Tanya sang leader, onew
“katakan cinta” jawab jonghyun penuh semangat
“tapi aku butuh masukan.. jadi.. aku ingin kalian menceritakan bagaimana kalian semua menyatakan cinta pada gadis yang kalian suka..” jelas jonghyun penuh harapan
“jadi maksud hyung aku harus menceritakan kisah cintaku?” Tanya taemin terkejut
“iya.. bagaimana? Kalian mau kan? Tenang! Aku juga akan bercerita..” jawab jonghyun memelas.

Semua tenggelam dalam pikiran masing-masing. Antara yakin dan tidak dengan usul sang pembuat lirik, jonghyun. *ngarang BGT!! :p*

“baik! Aku akan menceritakan duluan” seru onew sang leader.

                                                ************************

   *5 tahun yang lalu, 2005

“benar kau ingin melakukannya?” Tanya ah ra tak yakin
“iya.. habis kalau bukan sekarang, mau kapan lagi..” jawabku meyakinkannya
“tapi jin ki.. dia itu 2 tahun lebih tua darimu.. 2 hari lagi dia juga akan lulus..” jelas ah ra kembali
“ah ra, kalau kau benar-benar sahabatku.. aku mohon dukung aku ok!” ujarku memohon pada ah ra
“ya.. kalau memang ini keinginanamu.. aku tidak bisa menolak.. ok! Aku akan mendukungmu” ucap ah ra yang akhirnya mendukungku.

2 hari lagi ia akan lulus dari sekolah ini. Tapi sebelum ia pergi lebih jauh, aku harus menyatakan perasaanku padanya yang aku pendam selama 2 tahun. 2 tahun?? Ya, aku dan dia bersekolah disekolah yang sama saat SMP dulu. Aku meyesal karena tidak sempat menyatakannya saat ia terlebih dulu lulus ketimbang aku.

    *2 hari kemudian

“jin ki, aku antar sampai sini saja ya..” ujar ah ra dari dalam mobil
ne, gomawo ah ra” ujarku pada sahabatku yang paling baik seantreo Korea, menurutku..
de, cheonmaneyo” balasnya. Akupun melangkah pergi meninggalkan ah ra
“LEE JIN KI!” teriak ah ra. Akupun berbalik.
“FAIGHTING!” serunya penuh semnagat. Mendengar ucapananya, akupun bergegas masuk ke apartemen tempatnya tinggal. Hari ini aku akan menyatak perasaanku padanya, park ah neul. Noona, kuharap kau menerimaku..

Dengan berbekal sebuket bunga, kulangkahkan kakiku menuju pintu apartemennya. Penuh harap dan kecemasan bercampur menjadi satu dihatiku. Setiap pintu kamar yang kulalui selalu membuatku bertambah gugup. Jin ki! Chayo!!

Dengan perasaan yang tak bisa lagi aku gambarkan, kuketuk pintu apartemennya.
Tok~ tok~ tok~

    *didorm shinee, 2010

“lalu apa tanggapan ah neul noona? Dia menerima hyung?” Tanya teamin penasaran
“iya.. dia menerima hyung kan?” ujar key menduga
“mm.. itu rahasia!” jawab onew seray tersenyum malu
“yah hyung..” seru taemin kecewa
“lalu selanjutnya?” Tanya jonghyun yang sibuk mencatat kisah onew
“mm.. aku deh!” kata minho semangat.

                                              ***************************

      *4 tahun yang lalu, 2006

annyong sunbae..” sapa seorang gadis dihadapanku
“sudah berapa kali kubilang. Jangan panggil aku sunbae, panggil aku oppa” pintaku padanya
ne, arassoe.. oppa..” ucapnya lembut.

Dia adalah nam hee nim. Gadis yang sudah kukenal kurang lebih 2 tahun ini. Selain dia adik kelasku, dia juga seorang gadis yang aku sukai. Gadis yang bisa membuat choi minho, seorang kapten sepak bola sekolah berlutut dihadapannya.

“hee nim” panggilku padanya
ne..” sahutnya yang sedari tadi berdiri disampingku melihat boneka beruang besar berwarna putih
“kau lihat apa?” tanyaku
“ah aniyo.. ayo oppa kita jalan lagi..” ajaknya sembari berjalan duluan. Kenapa dia melihat beruang itu? Apa jangan-jangan..?

       *3 hari kemudian

yoebseyo?” sapa seorang gadis dari seberang sana
“iniaku minho.. hee nim.. kau di rumah?” tanyaku padanya
ne, ada apa?” tanyanya heran
“aku.. aku ingin menemuimu..” jawabku memberankan diri
“hah?? Oppa ingin kesini? Ini kan sudah malam..” katanya sedikit terkejut
“tapi ini kan malam minggu.. gwenchanayo?” tanyaku kembali
“mm.. ne, gwenchana.. omma dan appa  juga sedang pergi, jadi aku kesepian disini” jawabnya yang sudah pasti membuatku senang
“ok! Hee nim, tunggu aku..” seruku seraya menutup ponsel.

Hari ini, tepatnya malam ini sudah kuputuskan untuk mengungkapkan semua perasaanku padanya yang telah lama aku pendam. Sembari membawa boneka beruang besar putih yang pernah hee nim lihat saat kami jalan berdua, aku yakin dia kan menerimaku.

Tanpa pikir panjang, segera kunaiki mobil merah milik appaku (tentunya secara diam-diam, mumpung appaku sedang diluar kota) dan bergegas pergi menuju rumahnya. Sesampainya didepan rumahnya, kutatap wajahku didepan kaca spion mobil dan kurapihkan rambutku yan berantakan karena kibasan angin malam. Akupun melangkah menuju pintu rumahnya tanpa membawa boneka beruang itu. Aku sengaja tinggalkan didalam mobil agar ketika dia membuka pintu, ia terkejut.

     *didorm shinee, 2010

“kau bisa menyetir saat berumur 15 tahun? Kelas 3 SMP?” Tanya key tak percaya
“ya.. begitu lah.. tapi ingat! Jangan bilang pada appaku, karena sampai sekarang dia belum mengetahuinya” jawab minho jujur
“ok ok.. tapi bagaimana dengan hee nim? Dia terkejut? Di menerimamu?” Tanya onew penasaran
“kalau soal itu.. sama seperti hyung.. rahasia..” jawab minho tersenyum gembira
hyung, kau mencatat kan?” Tanya minho pada jonghyun
“iya.. aku mencatat.. next!” seru jonghyun layaknya seorang dokter yang menanti seorang pasien
“aku deh hyung!” ujar key memulai cerita

                                                  **********************

     *2 tahun yang lalu, 2008

“ini barangnya.. kuharap kekasihmu menyukainya” seru namja sang penjaga toko.
ne, gamsahamnida..” balasku seraya pergi. Sepanjang jalan menuju rumahnya terus kutatap kotak kecil berwarna biru tua berpita putih. Sebuah kotak yang bila orang lihat sudah tahu apa isinya, kotak kecil.. tentu saja isinya sebuah cincin.

Kim raehwa namanya. Dia teman kelasku sekaligus seseorang yang sangat special dihatiku. Kami berdua sudah saling kenal sejak kami berumur 4 tahun jadi sudah lama juga aku menyukainya. Hari ini aku putuskan memberanikan diri untuk memintanya menjadi kekasihku. Raehwa.. kuharap kau menerimaku..

Karena rumahku dengannya dekat, kuputuskan untuk berjalan saja. Rumahnya disalah satu apartemen dilantai atas. Sepanjang jalan aku terus menatap kotak cincin itu. Tanpaku sadari, aku telah berada lantai bawah kamarnya. Untuk memastikan kalau cincin itu masih dikotaknya, kubuka kotak tersebut dan tersenyum ketika kulihat isinya. Langsung terbayang dikepalaku bagaimana ekspresi wajah raehwa ketika menerima cincin ini.

     *didorm shinee, 2010

“wah kau hebat! Baru kelas 2 SMA sudah berani memberikan cincin”puji minho
“iya.. tapi kalau boleh tahu.. itu cincin asli bukan?” Tanya onew seraya tertawa kecil
“ya asli lah” jawab key menyangkal
“lalu bagaimana? Dia menerima hyung?” Tanya taemin penuh rasa ingin tahu
“mm.. bagaimana ya??” ujae key sok mikir
“ah hyung! Ayo lanjutkan.. diterima tidak?” Tanya taemin kembali
“mmm.. secret..” jawab key sembari ber-tos ria dengan onew dan minho
shiro! Semuanya main rahasia-rahasiaan.. tidak seru..” ujar taemin kecewa
dongsengku yang paling tampan.. dari pada kau mengeluh.. bagaimana kalau kau ceritakan kisah cintau sendiri?” tantang onew seraya mengelus kepala taemin
“yap! Aku setuju dengan onew hyung!” seru minho
ne.. arassoe.. aku akan cerita..” ujar taemin tak mau kalah

                                                    *********************

     *4 tahun yang lalu, 2006

“taemin, kau ingin kemana?” Tanya omma yang menyadariku melangkah pergi menuju pintu rumah
“oo.. mm.. aku ingin ke toko buku..” jawabku sambil menggaruk kepalaku yang sedikit terasa gatal
“pulangnya jangan sore-sore ya..” ujar omma
ne, omma.. aku pergi!” seruku seraya pergi keluar rumah.

Akhirnya aku bisa keluar rumah juga. Dengan begini aku bisa ke toko buku di seberang jalan dan tentu saja bisa bertemu dengannya. Noona, I coming!

annyong taemin!” sapanya terlebih dulu
“ah.. annyong noona!” balasku tersenyum senang. Jarang-jarang dia menyapaku duluan, biasakan aku yang menyapanya lebih dulu.
“jangan panggil aku noona! Memangnya aku setua itu? Kitakan hanya beda 2 tahun? Oh ya, kau kesini ingin mengambil spidol pesananmu kan?” tanyanya menduga
“wah! kau hebat! Ternyata seorang penjaga toko bukumu sepertimu punya bakat meramal juga ya..” ujarku mengiyakan
“kau bisa saja! Tunggu sebentar ya.. biar aku ambilkan..” ucapnya seraya pergi mengambil spidol pesananku.

Ah.. hyun young.. kau begitu hebat! Hebat dalam mencuri hatiku!

“ini spidolnya lee taemin..” katanya seraya memberikan spidol pesananku
gomawo.. shin hyun young..” ujarku tersenyum
“tapi ngomong-ngomong.. spidol itu buat apa sih? Itu kan spidol yang biasa orang pakai untuk menggambar di boneka?” Tanyanya penasaran
“oh ini.. nanti kau juga akan tahu sendiri..” jawabku kembali tersenyum
“mm.. sebagai rasa terima kasihku.. ini aku berikan permen..” lanjutku sembari menyodorkan sebuah permen yang selalu ada disaku tasku
“aku pulang dulu ya..” seruku seraya pergi meninggalkannya sendiri dengan beberapa pelanggan.

   *2 hari kemudian
Sesampainya dikamar, langsung kuambil boneka putih *mian, penulis gak tau nama bonekanya apa..* dan kugambar dengan spidol yang kubeli kemarin. Boneka itu kuhias dengan gambar hati dengan bermacam ukuran dan berwarna merah. Sambil mengambar terus terbayang dipikiranku tentang ekspresi hyun young nanti ketika menerima boneka ini sebagai hadiah saat aku menyatakan rasa sukaku padanya.

   *didorm shinee, 2010

“kok berhenti? Ayo lanjutkan!” ujar jonghyun yang masih sibuk mencatat
“iya.. ada apa?” susul key bertanya bingung
“pasti ada yang tidak beres??” Tanya minho menyelidik
maknaeku tersayang.. kenapa kau berhenti bercerita?” Tanya onew yang ikut bingung
“itu.. aku..” jawab taemin ragu-ragu
“jangan bilang kau tak memberikan boneka itu padanya!” seru minho tiba-tiba
“itu.. aku.. aku tidak sempat memberikannya..” jawab taemin lesu
“seperti yang kuduga!” ujar minho
“kok bisa?” Tanya jonghyun penasaran
“iya. Memangnya ada apa dengan hyun young?” timpal key
“dia.. keburu pindah rumah..” jawab taemin cemberut
“sudah.. sudah.. mungkin belum nasibmu saja..” hibur onew

“karena kita berempat sudah bercerita, sekarang giliran kau jonghyun” seru onew
“ok! Aku akan bercerita..” seru jonghyun

                                       **************************

   *2 tahun yang lalu, 2008

mataku sibuk memperhatikan dirinya yang duduk sendiri di bangku pojok kelas. Mungkin ini kesempatan terakhirku sebelum kami berpisah. Akupun memberanikan diriku menghampirinya. KIM JONGHYUNG!! YOU CAN DO IT!!

annyong seul ra.” Sapaku duluan
“ah.. annyong jonghyun..” balasnya tersenyum
“mm.. boleh aku duduk disebelahmu?” tanyaku hati-hati
ne.. silahkan..” jawabnya kembali tersenyum
“mm.. seul ra, aku ingin bertanya.” Ujarku pelan
ne, kau ingin bertanya apa?” tanyanya
“mm.. kau akan datang di acara promnight sekolah lusa?” tanyaku berharap ia datang, dengan begitu aku bisa memintanya menjadi pasanganku.
“oh acara itu.. mm.. sepertinya aku tidak ikut..” jawabnya yang sudah pasti membuatku sangat kecewa
“hah?? Waeyo??” tanyaku penasaran
“aku.. aku tidak punya gaun yang cocok untuk acara itu.. mianhaeyo..” jawabnya menyesal
“tapi kalau kau punya gaun yang cocok, kau akan datangkan?” tanyaku meyakinkannya
“mm.. mollayo.. mungkin iya..” jawabnya tersenyum

mengingat ucapannya tadi disekolah, aku jadi mempunya ide untuk membelikannya sebuah gaun. Dengan begitu ia akan bisa datang bersamaku.

     *sore sebelum acara prom night

‘min seul ra.. kuharap kau menyukainya..’ ujarku dalam hati.

dengan berbekal kotak yang berisikan sebuah gaun, kulangkahkan kakiku menuju rumahnya. Rumah seorang gadis yang sudah bersemayam dihatiku selama 2 tahun terakhir ini. Malam ini aku akan mengajaknya pergi bersamaku untk menghadiri acara prom night sekolah. Rencananya setelah acara berakhir, aku akan mengungkapkan semua perasaanku padanya.

Sampailah aku didepan rumahnya. Jarakku dengannya hanya dibatasi oleh sebuah pintu merah, warna pintu rumahnya. Setelah sekian lama aku duduk-duduk ditangga depan rumahnya, kuputuskan untuk segera menemuinya sebelum akhirnya dia pergi bersama pria lain.

     *didorm shinee, 2010

“lalu?” Tanya key penasaran
“iya..lalu apa?” Tanya minho yang ikut penasaran
“apa ya..??” ujar jonghyun yang semakin membuat para dongsengnya penasaran
“ayolah hyung.. lalu apa lanjutannya?” Tanya taemin
“seperti kalian.. semuanya rahasia..” jawab jonghyun tersenym penuh kemenangan
“ternyata kita ini kompak ya soal percintaan..” ucap sang leader
“iya.. kompak main rahasia-rahasiaan..” ujar taemin cemberut. Minho dan key pun tertawa melihat ekspresi maknae mereka.

gomawo ya.. berkat kalian semua.. aku jadi dapat ide untuk lagu kali ini..” ujar jonghyun berterimakasih
chonmaneyo hyung!” ucap key
“tapi memangnya lagu ini mau diberi judul apa?” Tanya minho
“mm.. apa ya..??” Tanya jonghyun pada dirinya sendiri
“bagaimana kalau ‘hello’?” usul onew

                                                                                                                         the end

note: mian untuk para shawol klo ff-nya norak bgt!! Maklum ini ff pertama aku yang
         ide ceritanya dari sebuah lagu Karena biasanya aku buat ff sesuai pengalaman
         sendiri *sok iye lo phen! Hehe..
         bagi yang suka sok atuh di like, bagi yang kuran suka.. komen aje ye..
         gomawo ^.^  

1 komentar:

  1. keren, bagus phen. tapi yg jadi cewenya member shinee selain gw itu temen lo??

    BalasHapus