Sabtu, 12 Maret 2011

just in dream?! part end

Cast : Kyuhyun and all member Suju
Changmin DBSK
Niel Teen Top
Kibum U-kiss
Yo seung hyo (actor)
Ahn seul mi
Nam hee nim
Han misoon
Cho min ji
Yunho DBSK
Author : Penulis

3 tahun kemudian ~
2010, 15 februari
“kau masih menyimpan itu?” tanya sungmin yang masih sibuk merapihkan ranjang
“ne.. aku masih penasaran dengan nama ini” jawab kyu seraya menatap deretan kertas yang memaparkan nama seorang yeoja.
“kyu, sudah lewat 3 tahun sejak kejadian itu.. aku rasa ini hanya nama fans biasa” ujar sungmin sembari merangkul dongsaeng kesayangannya itu.
“aniyo, aku yakin! Sangat yakin kalau dia bukan fans yang biasa” kata kyu sembari merapihkan kertas-kertas itu ke dalam dompetnya.

‘kenapa aku tidak bisa ingat wajah itu?’ tanya kyu sembari mengingat wajah seorang yeoja yang hadir dalam mimpinya akhir-akhir ini.
‘kenapa aku merasa kalau ini bukan sekedar mimpi? Aku yakin ini nyata! Tapi.. kenapa aku tak bisa mengingatnya?’ tanya kyu kembali pada dirinya.
‘ahn seul mi. aku yakin, aku pernah mengenalmu!’ ujar kyu sembari menatap wajahnya dalam cermin.

2010, 17 juni
“bagaimana? Kau sudah dapat tempat pekerjaan?” tanya hee nim sembari melahap sushi buatannya sendiri.
“sudah..” jawab seul mi yang sibuk mengetik di laptop hitamnya.
“dimana?” tanya misoon penasaran.
“di xxx. Aku akan menjadi floor directore di salah satu acara musik” jelas seul mi
“enak dong! Bisa ketemu artis.. bisa ketemu suju juga lagi.. jadi mau!” seru misoon. Seul mi hanya tersenyum mendengar ucapan misoon. Sebetulnya dia memiliki tujuan lain selain bekerja di sana. Dia ingin bertemu namja yang pernah mengisi hidupnya. Dia ingin memastikan kalau namja itu baik-baik saja.
“hee nim!!” panggil seorang namja dari sebrang jalan
“seung hyo!” balas hee nim sembari melambaikan tangannya.
“chingu.. aku pulang duluan ya.. seung hyo sudah menjemputku” ujar hee nim sembari berdiri hendak pergi
“de, hati-hati ya..” kata seul mi dan misoon serempak.
“oh ya! Kau tidak pulang dengan kibum?” tanya seul mi
“mm.. kibum sedang dipanggil oleh dosen kim. Nanti juga kesini” jawab misoon disusul anggukan dari seul mi.
“huft! Aku jadi iri sama kalian berdua. Dari SMA kau dan hee nim selalu kompak. Berbarengan suka dengan seorang namja dan berbarengan mendapatkannya” ucap seul mi iri.
“makanya kau juga cari.. aku kan sering tidak enak hati kalau harus meninggalkanmu bila aku dan hee nim jalan berdua dengan seung hyo dan kibum” jelas misoon sembari merangkul sahabatnya itu.
“sejujurnya.. aku juga ingin mencari.. tapi..” ucapan seul mi terhenti ketika melihat foto kyuhyun yang ia jadikan background desktop laptopnya
“kau masih menunggu namja itu? Namja yang mengenalmu lewat mimpinya? Aish! Sampai sekarang aku tidak mengerti maksudmu itu..” kata misoon
“lihat aku! Bagiku menunggu adalah sesuatu hal yang sangat membosankan. Tapi kalau bagimu itu akan membawa kebahagian untukmu.. aku akan mencoba menemanimu menunggunya” lanjut misoon sembari memeluk seul mi erat.
“…gomawo..” balas seul mi terharu.

2010, 01 september
“untuk pekerjaan pertamamu. Kau harus mengontrol masuk keluarnya para bintang tamu. Atur waktunya agar tidak lebih atau kurang. Agar lebih jelas, kau langsung turun tangan saja” tuan kim, atasan seul mi
“baik, bos” ujar seul mi menurut.
“ini nama-nama bintang tamunya dan waktunya. Selamat bekerja!” ucap tuan kim sebelum akhirnya meninggalkan seul mi sendiri. Seul mi pun segera melihat listnya. B2st, shinee, miss a, shinwa, 2ne1, snsd, 2am, kara, psy, sondambi, rain, afterschool, se7en.

‘tak ada suju rupanya’ keluh seul mi tak semangat

“waeyo? Pasti cari suju ya?” tanya seorang gadis. Kira-kira umurnya sebaya dengan seul mi.
“kenalkan, namaku cho minji tapi biasa di panggil minzy” lanjut gadis itu.
“ahn seul mi imnida” ujar seul mi membalas uluran tangan minzy
“aku karyawan disini. Sebenarnya aku dari kemarin menunggu super junior, sepertimu” kata minzy ramah.
“tapi tenang saja. Kata tuan kim, super junior akan datang besok lusa” lanjutnya
“jinja??” tanya seul mi tak percaya. Minzy pun mengangguk.
“de, oh ya.. kalau tidak salah tugas kita sama loh! Kita bekerja sama ya..” jawab minzy tersenyum.

2010, 03 september
“anyeong seul mi!” sapa minzy riang
“annyeong!” balas seul mi
“kau tahu? aku sangat tidak sabar bisa bertemu suju!” ujar minzy kegirangan
“iya, tapi kan masih 2 jam lagi” ucap seul mi seraya menatap jam tangan miliknya
“memang! Tapi biasanya suju tiba datang 1 jam lebih awal! Kalau gitu aku tinggal dulu ya” jelas minzy sembari pergi

‘1 jam?? Apa itu tidak terlalu cepat ya?’ ujar seul mi dalam hatinya sembari menatap wajahnya yang cemas di cermin kamar mandi
‘tapi.. apa dia masih ingat aku ya..?’ tambahnya seraya memegang bibirnya perlahan.

Di mobil Van suju ~
“hei kyu! Dari tadi kau melamun terus. Kau sedang memikirkan siapa?” tanya donghae yang duduk di sampingnya
“ah! Ani” jawabnya singkat
“pasti kau sedang memikirkan gadis itu ya?” bisik sungmin dari belakang
“ah hyung!... de” jawabnya tanpa menoleh ke sungmin
“kau boleh saja memikirknanya, tapi nanti kalau kau sudah perform lupakan dia ok! Aku takut penampilan kau jadi buruk karena gadis itu” nasihat sungmin
“arasso hyung!” sahut kyuhyun tersenyum

Di studio xxx ~
“seul mi! ayo ikut! Suju sudah datang!” kata minzy yang langsung menarik tangan seul mi
“aduh.. ta.. tapi aku-“ ujar seul mi ragu-ragu.
“kajja!” potong minzy

‘aduh bagaimana ini?? Tuhan, tolong aku!’ keluh seul mi

“oh! Kalian sudah datang. Bagus! Tolong urus mereka ya” ujar tuan kim sembari pergi meninggalkan seul mi dan minsy berdua
“annyeong, cho minji imnida!” sapa minzy tersenyum
“kalian akan tampil urutan ke-7 atau bisa di bilang paling terakhir…..”lanjut minzy menjelaskan tanpa henti. Seul mi yang disampingnya hanya bisa diam memandang kyuhyun yang sibuk dengan potongan kertas di hadapannya.

‘apa kau masih kenal aku?’ tanya seul mi menatap wajah kyu

“oh ya, itu di sampingmu siapa namanya?” tanya leeteuk
“oh ini.. seul mi, kenalkan dirimu” ujar mizy mensikut seul mi
“ah ne, seul mi imnida. Saya floor directore baru di sini” jawabnya tersenyum kaku
“siapa? Seul mi?” tanya sungmin kembali
“iya.. ahn seul mi” jawab seul mi ulang. Seketika kyuhyun menoleh dan menatap wajah seul mi.
“kau seul mi?” tanya kyuhyun yang langsung berdiri dan menghampiri seul mi
“kau.. ahn seul mi? seul mi?” tanyanya kembali seraya memegang kedua bahunya.

‘dia… apa dia mengenalku?’ kata seul mi deg-degan

selama beberapa saat, kyuhyun terus menatap wajah seul mi sembari mengingat wajah gadis dalam mimpinya selama ini.
“akh!!” ujar kyuhyun terjatuh sembari memegang kepalanya.

“gwenchana?” tanya sungmin yang langsung membopong kyuhyun berbaringa di sofa
“sebaiknya kalian berdua pergi. Gamsahamnida atas penjelasannya” kata leeteuk tersenyum ramah. Seul mi dan minzy pun pergi.

“sebenarnya ada apa dengan kau dan kyuhyun? Apa kalian… saling kenal?” tanya mizy hati-hati. Seul mi hanya bisa tersenyum dan diam sampai acara musik dimulai.

Dari acara di mulai, seul mia yang bertugas menjadi floor directore (FD) tapi ketika penampilan terakhir ia segera berganti tugas dengan minzy.
“memangnya kenapa?” tanya minzy bingung
“aku.. aku ingin ke toilet” jawab seul mi bohong.
“oh! Keurae!” sahut minzy mengerti

“kyuhyun dengar aku! Untuk saat ini, tolong jangan pikirkan gadis itu ok?” ujar sungmin sebelum akhirnya mereka perform lagu andalan mereka dari album repack bonamana, no other. Dengan pakaian ala koboi, mereka mampu membius para penont0n tak terkecuali para staff yang sedang bekerja. Minzy pun yang sedang bertugas, sesaat tenggelam dalam penampilan mereka.

“untung aku tidak di posisi minzy. Mungkin penampilan mereka akan hancur berantakan” ujar seul mi sendiri yang mengintip menonton suju perform. Sesaat terulas senyum di wajahnya saat mengingat reaksi kyuhyun yang langsung bergerak saat mendengar namaku.

‘apa dia masih ingat aku? Ku harap iya’

2010, 29 september
“yeobseyo!” sapa seul mi kepada sang penelepon
“seul mi, ini aku minzy” seru minzy yang ternyata menelepon
“oh.. waeyo?” tanya seulmi
“hari ini aku tidak masuk kerja dulu ya.. aku kurang enak badan”
“oh gitu.. kalau gitu isturahat yang cukup ya.. jangan lupa minum obat ok?” kata seul mi
“ne, tapi nanti kau yang akan menggantikan tugasku. Tak apa-apa?”
“gwenchana.. kau tak usah memikirkannya..” jawab seul mi mengerti
“gomawo” seru minzy sebelum akhirnya menutup telepon.

Setelah menutup ponselnya, iapun kembali bekerja. Menjadi FD menggantikan minzy. Setelah melihat nama-nama bintang tamu, iapun segera bekerja.

“oh! Sudah jam 1?? Aku harus buru-buru makan siang. Masih banyak pekerjaan yang menunggu” ujar seul mi seraya sedikit berlari menuju kantin. Saking terburu-buru, ia pun menabrak seorang namja yang sedang berjalan berlawanan arah dengannya.

GUBRAK!
“ah.. mianhae.. jeongmal mianhae” kata seul mi yang langsung membungkukkan badan meminta maaf
“ah gwencha… seul mi?” jawab namja. Mendengar namanya disebut, seul mi pun mendongak
“oppa?!” ujarnya tak percaya.

Di kantin studio xxx ~
“aku tak menyangka kalau kau ternyata nyata” ujar namja itu tak percaya
“aku juga tak menyangka kalau oppa masih ingat aku. Yaa walaupun tidak masuk akal, tapi memang itu lah yang oppa alami saat koma 3 tahun lalu” jelas seul mi setelah menceritakan semua pengalamannya 3 tahun lalu bersama kyuhyun.
“tapi.. ada apa oppa disini? Ada acara ya?” tanya seul mi seraya melahap makan siangnya.
“oh itu.. iya, aku jadi bintang tamu di acara bincang-bincang xyz” jawab namja itu dengan wajah yang sedikit ragu-ragu
“gwenchana?” tanya seul mi
“……..” namja itu diam seperti memikirkan sesuatu
“oppa, gwenhcana?” tanya seul mi kembali
“…….”
“oppa! Kyu oppa!” teriak seul mi
“ah ne.. gwenchana” jawab kyu
“ada apa sih? Oppa seperti sedang memikirkan sesuatu?”
“oh itu.. mm.. sebenarnya aku tidak yakin tapi.. apa benar kau pernah membuatkan aku cokelat?” tanya kyu mendekatkan wajahnya pada seul mi
“cokelat?? Mm.. pernah. Tepatnya 3 tahun yang lalu. Tapi.. dari mana oppa tahu?”
“tepat sebelum kecelakaan, aku sempat memakan cokelat buatanmu. Cokelat dengan bungkusan yang bertuliskan namamu. Aku terus memikirkan si pembuat cokelat itu” jelas kyu tersenyum senang
“dan… karena itu… oppa-“
“ya! Aku tak menyangka. Aku bisa nyasar ke rumahku karena aku terus memikirkanmu. Si pembuat cokelat itu” ujar kyu menatap kedua mata seul mi
“…. Miracle” ucap seul mi
“de, miracle” balas kyu.

2010, 22 november
“hei! Selama 2 bulan kita tidak bertemu… sepertinya kau lebih ceria dari biasanya” seru misoon memulai pembicaraan
“de! Jangan-jangan kau sudah punya kekasih ya..?” tambah hee nim setuju
“ah.. tidak juga.. aku akhir-akhir ini senang karena akhirnya aku bisa bertemu dengan pria itu” jelas seul mi
“maksudmu si pria mimpi itu?” duga hee nim. Seul mi mengangguk.
“tapi jujur loh.. aku masih tidak mengerti” lanjut misoon cemberut. Disusul anggukan hee nim. Merekapun meminta seul mi bercerita kembali.

Seul mi pun menceritakan semuanya tanpa terkecuali.
“jadi maksudmu roh namja itu bertemu denganmu gitu?” tanya hee nim sedikit tidak percaya
“ya.. begitu lah! Mungkin sangat tidak masuk akal, tapi memang begitulah kejadiannya” jawab seul mi
“mm.. kalau boleh tau, siapa namja itu? apa dia masih hidup sekarang?” tanya misoon ragu-ragu
“ya! Dia masih hidup! Dan kalian kenal dengannya kok!” jawab seul mi tersenyum senang
“kenal? Kami kenal dia?” ujar hee nim bingung
“ya! Kalian kenal dia!” kata seul mi membuat penasaran
“tapi siapa? Seul mi! katakan! Siapa namanya?” ucap misoon
“iya, cepat katakan! Jangan buat aku penasaran!” tambah hee nim
“dia ituuuuu… kyuhyun. Cho kyuhyun!” seru seul mi
“kyuhyun??” ujar misoon mengingat apakah dia punya teman yang bernama kyuhyun apa tidak
“jangan-jangan-” Kata hee nim
“ya! Cho kyuhyun. Magnae super junior!” jawab seul mi
“bohong! Kau pasti bohong kan?” tanya misoon tak percaya
“buat apa aku berbohong” seru seul mi
“mm.. masuk di akal sih.. karena saat itu kyuhyun juga sedang koma kan?” kata hee nim bak seorang detective
“iya.. dan sebenarnya.. selama 2 bulan terakhir ini aku dan dia sering berkomunikasi” ucap seul mi malu-malu.

2010, 04 desember
“kau besok akan perform di studio xxx?” tanya sungmin seraya duduk di sebelah kyuhyun
“de” jawabnya yang sibuk melihat kertas yang bertuliskan nama ahn seul mi
“berarti ada kemungkinan kau bertemu dia?” tanya sungmin kembali
“de” jawabnya singkat tanpa mengalihkan pandangan dari kertas itu
“mm.. mian ya karena aku sempat tidak percaya padamu” ujar sungmin meminta maaf
“de” jawab kyu yang masih sibuk.
“yak! Kau sedang bicara padaku! Lihat aku dong!” ujar sungmin kesal yang langsung mengambil kertas itu dari tangan kyu
“ah sungmin! De de.. aku minta maaf.. tapi balikin dulu kertasnya” ucap kyuhyun melas
“kau tahu? sejak kau bertemu dengannya, akhir-akhir ini kau cuek denganku! Kau lebih senang memandangi kertas itu ketimbang aku” keluh sungmin
“iya ya? Mianhae hyung.. aku tidak tahu kalau kau sampai cemburu begitu.. jeongmal mianhae” sahut kyu sembari memeluk couplenya
“cemburu?? Dasar pabo! Sejak kapan aku menyukaimu, hah?!” ucap sungmin memukul kepala kyuhyun
“lah tadi! Kalau bukan karena cemburu, kenapa kau tadi sedih?” tanya kyu seraya mengelus-elus kepalanya
“dasar pabo! Aku itu takut kau tidak waras! Masa senyum-senyum sama deretan kertas? Dari pada kau seperti itu dan membuatku khawatir, lebih baik kau nyatakan perasaanmu padanya kalau kau suka padanya” jelas sungmin
“mo?! Dari… dari mana kau tahu?” ujar kyu terkejut sekaligus malu
“kita itu sudah bersama hamper 4 tahun. Tak ada yang bisa kau sembunyikan dariku, arasso?” jawab sunngmin sembari merangkul dongsaengnya
“tapi.. kau tidak akan cemburu kan?” goda kyu
“ya tidak lah! Aku itu masih normal tauuu” sahut sungmin

‘besok? Ok! Akan aku lakukan’ ujar kyu dalam hatinya seraya memperhatikan deretan kertas bertuliskan nama seorang gadis, ah seul mi.

2010, 05 desember
“bagaimana? Kau sudah nyatakan persaanmu belum?” tanya sungmin pada kyu yang baru pulang sehabis perform bersama SM The Ballad
“belum” jawab kyu singkat seraya duduk di atas ranjangnya
“kenapa?” tanya sungmin
“dia tadi tidak masuk kerja”
“oohh! Trus kau mau kapan lagi?” tanya sungmin sembari membereskan lemarinya
“kapan lagi apanya?” ujar kyu tak mengerti
“dasar pabo! Ya menyatakan perasaanmu lah!” jawab sungmin melempar bajunya tepat ke wajah kyu
“ah hyung! Itu… aku tidak tahu” balas kyu melempar kembali baju sungmin lalu berbaring
“aku tidur duluan ya” ucap kyu yang langsung membalikkan badannya dan memeluk guling. Tak butuh waktu lama, iapun segera berpindah ke alam mimpi.

2010, 06 desember
“kyu bangun! Sarapan sudah siap!” ujar wookie sembari menggoyang-goyangkan tubuh kyu
“hhmm.. ne, nanti aku makan” jawabnya setengah sadar. Setelah wookie pergi keluar kamar, kyu pun perlahan duduk dan membuka matanya.
“ooaahh!!” kyupun menguap seraya merentangkan kedua tangannya. Iapun menatap jam weker di meja sebelah ranjangnya.
“masih jam 7. tidur lagi aaahh” ucap kyu. Baru saja dia ingin berbaring, dia pun di kagetkan dengan sesosok makhluk yang tertidur di sampingnya.
“OMO??!!! Kau.. kau si.. kau siapa?” tanya kyu kepada sesosok makhluk yang tengah tidur di ranjangnya yang ternyata seorang yeoja. Yeoja itu pun membalikkan badannya dan bangun dari tidurnya.
“seu.. seul mi???” ucap kyu tak percaya
“kyuhyun oppa??” balas seul mi yang juga terkejut
“sedang apa kau disini?” tanya kyu yang langsung menutup rapat-rapat pintu kamar dan menguncinya.
“aku?? Memangnya aku ada dimana?” tanya seul mi seraya memperhatikan kamar kyu
“kau ada di kamarku. Kau datang dari mana? Ada yang melihatmu kesini?” tanya kyu sedikit panic. Untung saja sungmin, teman sekamar kyuhyun sudah tak ada di kamar, kalau dia tahu kyu bawa seorang yeoja ke kamar.. tidak bisa dibayangkan bagaimana reaksinya nanti
“perasaan.. tadi.. aku habis dari minimarket. Lalu minzy meneleponku. Dan tiba-tiba…” ucap seul mi seraya mengingat dan tiba-tiba ucapannya berhenti ketika mengingat semuannya.
“tiba-tiba kenapa?” tanya kyu penasaran
“tiba-tiba… coba oppa telepon ponselku. Dan tanya keadaanku! Cepat!” suruh seul mi. kyupun langsung menuruti perintah seul mi. ternyata yang mengangkat ponsel seul mi adalah kakaknya, changmin.

“bagaimana?” tanya seul mi
“kau… kemarin kau kecelakaan saat pulang dari minmarket. Kau di tabrak oleh truk pengangkut sampah” jawab kyu menundukan kepalanya
“sudah kuduga” ujar seul mi menatap ke arah jendela. Mendengar ucapan seul mi, kyu mendongakkan kepalanya.
“saat menerima telepon dari minzy. Aku ingat ada cahaya yang menyilaukan menghampiriku dengan cepat. Ternyata seperti itu” jelas seul mi tersenyum menghampiri kyu
“kita berjodoh ya!” lanjutnya
“kita gantian loh oppa! Kau dulu yang seperti itu dan sekarang aku yang seperti itu!” tambahnya tersenyum senang
“tapi kenapa kau senang? Seharusnya kau cemas tentang keadaanmu itu!” seru kyu khawatir
“buat apa aku cemas? Aku yakin! Aku akan baik-baik saja! Yaa sepertimu oppa! Baik-baik saja dan hanya menganggapmu sebagai buah tidurku!” balas seul mi gembira

2010, 10 desember
Di rumah sakit ~
“bagaimana dok keadaan adik saya?” tanya changmin setelah sampai di ruang dokter.
“kecelakaan itu membuat tulang belakangnya patah dan sulit untuk pulih. Jujur saya katakan adik anda sulit untuk sembuh, kalaupun pulih dengan keadaan seperti itu… ia akan lumpuh total untuk selamanya” jelas dokter yunho sembari memperlihatkan hasil ronsen
“apa tidak ada cara agar adik saya bisa sembuh?” tanya changmin berharap
“ada. Donor tulang belakang. tapi saya hanya membutuhkan tulang dari orang yang masih hidup dan sampai sekarang saya belum pernah bertemu dengan orang yang mau mendonorkan tulang belakangnya” jawab dokter yunho
“donor?” ujar changmin berpikir keras

Di dorm suju ~
“tak kusangka! Apartemen yang tidak ada yeoja seperti ini bisa rapih dan bersih!” ujar seul mi seraya melihat-lihat ruangan apartemen yang dihuni oleh kelima member suju (kyu, sungmin, yesung, wookie dan eunhyuk)
“ya iyalah! Kan ada wookie di sini. Dia yang selalu membereskan apartemen ini” sahut kyu yang sibuk bermain game
“hah?! jadi ini semua kerjaan wookie oppa??” tanya seul mi tak percaya
“ne” jawab kyu singkat

tak ingin menganggu kyu, seul mi pun melangkah terus mengelilingi apartemen. Karena tidak bisa terlihat, iapun bebas kemanapun ia suka. Sampai akhirnya ia sampai di depan kamar mandi, ia diam sebentar disana dan bercermin pada cermin westafel. Tiba-tiba pintu kamar mandi terbuka, muncullah eunhyuk dengan handuk melilit di pinganggnya dan rambut yang acak-acakan.

“AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!” teriak seul mi. dia pun memalingkan tubuhnya dan segera di peluk oleh kyu yang langsung berlari ketika mendengar teriakkan seul mi.
“oh kyu! Sedang apa disini?” tanya eunhyuk polos
“oh aku… aku ingin ke kamar mandi. Awas!” jawab kyu yang langsung masuk ke kamar mandi dan menutup pintu.
“sudah.. Buka matamu” ujar kyu kepada seul mi. seul mi pun membuka matanya.
“loh?? Kok kita di kamar mandi?” tanya seul mi bingung
“itu semua karena kau! Kau membuatku salah tingkah dihadapan eunhyuk! Jadinya.. jadinya aku pura-pura ke kamar mandi saja” ujar kyu dengan wajah memerah
“alah! Bilang saja oppa mau berduaan denganku.. iya kaaan?” goda seul mi seraya berjalan perlahan mendekati kyu. Kyu pun mundur beberapa langkah. Karena tak memperhatikan langkahnya, iapun langsung terduduk di kloset duduk dan tak sengaja menarik tubuh seul mi yang membuatnya jatuh tepat di atas badan kyu.

Selama beberapa saat, mereka pun saling bertatapan. Suasana 3 tahun lalu kembali terulang. Perlahan, kyu mendekatkan wajahnya pada seul mi. seul mi pun memejamkan matanya. Sampai pada akhirnya…

“kyu! Cepat! Kau sedang apa sih?? Ayo cepat! Aku sudah tak tahan!!” ujar yesung dari luar kamar mandi seraya menggedor-gedor pintu kamar mandi dengan tidak sabar.
“i.. i.. iya ya! Aku sudah selesai!” sahut kyu gugup. Dengan cepat, seul mi segera bangun dari atas badan kyu dan mereka pun segera keluar dari kamar mandi.

2010, 17 desember
Di rumah sakit ~
“bagaimana keadaan seul mi?” tanya changmin kepada omma
“seperti kemarin” jawab omma sedih seraya menggenggam tangan seul mi yang masih berbaring tak sadarkan diri
“omma lebih baik makan dulu. Ini sudah siang” suruh changmin lembut
“appa sudah menunggu omma di kantin rumah sakit” lanjutnya. Setelah mencium kening anak perempuannya, ommapun keluar menuruto perintah changmin
“annyeong seul mi! ini aku changmin, oppamu” sapa changmin tersenyum sedih
“kau.. pasti akan baik-baik saja” sambungnya mencium lembut kening adiknya itu.

Di dorm suju ~
“selamat datang!” seru seul mi mendengar pintu kamar terbuka. Tapi bukan kyu yang datang melainkan sungmin.
“hah?! gawat!!” pekik seul mi yang langsung bersembunyi di bawah kolong ranjang
“tunggu! Buat apa aku sembunyi kalau aku tidak bisa dilihat? Heuh seul mi pabo!!” serunya sendiri. Iapun keluar dari tempat persembunyiannya dan segera berdiri membersihkan debu dari bajunya. Baru saja dia mendongakkan wajahnya, ia langsung di sunguhkan dengan pemandangan yang tak bagus. Sungmin dengan santainya hendak melepaskan celananya. Tanpa pikir panjang, seul mi segera keluar dari kamar itu lewat jendela. Entah apa yang ia pikirkan hingga bisa senekat itu.Yang dia pikirkan hanyalah ia harus keluar dari kamar kyu.

‘fiuh! Akhirnya keluar juga.. Tapi tunggu! Kenapa tubuhku ringan ya?’ ucap seul mi seraya melihat ke arah kakinya
‘HAH?! AKU TERBANG??’ serunya tak percaya.
“yes! Aku bisa terbang! Kukira hanya bisa di alam mimpi saja!” sambungnya seraya berputar-putar mengelilingi apartemen.
‘hm! Mumpung bisa terbang jalan-jalan ah!’ lanjutnya girang. Iapun segera terbang menuju rumahnya.

Di rumah seul mi ~
“kok sepi ya? Pada kemana ya?” katanya sendiri.
“oh ya! Aku kan sedang sakit. Pasti pada di rumah sakit lah! Tapi rumah sakit mana ya?” tambahnya sembari mengelilingi rumah berharap menemukan jawaban. Tak lama, muncullah niel yang terburu-buru dan langsung pergi entah kemana. Karena penasaran, iapun mengikuti adikya. Ternyata niel pergi ke rumah sakit.

‘apa ini ya rumah sakit tempat aku di rawat?’ tanyanya mengikuti niel hingga menuju ke kamar pasien
‘itu… aku?’ lanjutnya terkejut melihat tubuhnya yang terbaring lemah di ranjang dengan berbagai macam selang yang terpasang di tubuhnya. Seul mi pun mendekati tubuhnya dan memperhatikannya. Wajahnya begitu pucat. Hamper seperti orang yang sudah mati. Tak tega melihat keadaannya sendiri, iapun segera pergi terbang menuju dorm suju.

Di dorm suju ~
“seul mi, kau dari mana saja? Aku mencarimu loh!” ujar kyu setiba di kamarnya
“oh itu! tadi ak-“ ucapan seul mi terpotong ketika mengingat kejadian tadi siang. Mana mungkin dia bilang kalau dia habis dari rumah sakit dan melihat keadaannya yang menyedihkan.
“tadi aku habis dari kolong ranjang. Trus aku ketiduran deh” jawab seul mi sedikit berbohong, lebih tepatnya… ngeles *hhehe..*
“hah?! kok bisa?” tanya kyu
“tadi siang itu, sungmin oppa masuk ke kamar. Dia tiba-tiba mengganti bajunya di hadapanku. Karena terkejut, yaa aku ngumpet saja di kolong ranjang” terang seul mi dengan wajah polosnya
“wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwk!!!!” balas kyu tertawa kencang
“kok ketawa?” tanya seul mi cemberut
“tentu saja aku tertawa! Lihat wajahmu! Kau seperti anak kecil yang mengadu pada ibunya” jawab kyu terbahak seraya menghadapkan wajah seul mi pada cermin. Seul mi yang menerima perlakuan kyu hanya bisa cemberut layaknya anak kecil.

“sudah-sudah.. jangan cemberut seperti itu. aku minta maaf ya” ujar kyu tersenyum mengelus pinggir bibir seul mi pelan.
“aku tidur duluan ya” lanjutnya seraya menyelimuti dirinya sendiri. Beberapa saat, seul mi tertegun. Tangannya perlahan menyentuh bibirnya dan mengingat kyu yang mengelus pelan bibirnya.

‘aduh! Tadi aku keterlaluan tidak ya?’ tanya kyu seraya melihat jarinya yang tadi mengelus bibir seul mi. karena takut tambah salah tingkah, akhirnya ia pun tidur.

2010, 24 desember
Di dorm suju, sore hari ~
‘nanti malam adalah malam natal, tapi aku disini sendiri. Dorm suju sepi karena penghuninya ada sushow 3 di china’ ujar seul mi sedikit sedih. Diapun berkeliling melihat-lihat kamar tidur satu-persatu member suju. Sampai akhirnya ia sampai di kamar yang selalu ia tinggali, kama kyuhyun. Ada perasaan rindu saat melihat foto kyumin’s couple terpajang manis di meja sungmin.

‘kau sedang apa ya sekarang?’ tanyanya seraya mengelus wajah kyu di foto itu.

Di china ~
Terlihat seorang namja sibuk memperhatikan isi dompetnya. Bukan uang atau bon belanja yang ia lihat, melainkan deretan kertas bertuliskan nama seorang yeoja yang ia sukai.
“HEI!!” ujar sungmin mengangetkan kyu
“aish! Kau ini! Untung kertasnya tidak jatuh!” dumel kyu
“yaa mian. Tapi kenapa sih kau terus melihat ketas itu? kalau kau sendiri sudah tahu nomor ponsel yeoja itu! lihat! Kertasnya sudah lusuh dan kotor! Ish! Dasar jorok!” omel sungmin panjang lebar. Kyu yang tak mendengar ucapan sungmin hanya bisa termangu memikirkan sang yeoja yang sendirian di dorm suju

‘seul mi, mianhae kau aku tinggal sendiri’ ujarnya merasa bersalah

2010, 25 desember
Di dorm suju ~
Matahari terbit dengan terangnya, membuat seorang yeoja terbangun karena kesilauan.
“oooaaaahhhh!” ucapnya menguap. Yeoja itu bangun dan duduk di atas ranjang dengan tangan yang masih memeluk foto sepasang seorang lelaki.
“ternyata aku ketiduran toh!” ucapnya sembari melihat foto namja yang ia cintai dari pelukannya.
“kyu, bogoshipo!” lanjutnya mencium foto kyu

“bosen ah klo nonton tv doang! Hmm.. kerumah sakit aja ah!” kata seul mi pada dirinya. Iapun terbang ke rumah sakit dan segera menuju kamarnya.

Sesampainya disana, perlahan air matanya jatuh. Ia tak tega melihat ini semua. Omma yang sangat ia cintai harus menangis di hadapannya yang tak sadarkan diri, memohon pada tuhan agar dirinya cepat sadar. Appa pun sama, ia hanya bisa duduk terdiam di sofa merenungi keadaan seul mi. Changmin dan niel berusaha tegar dan mencoba menghibur kedua orang tua yang seul mi kasihi.

Tak lama, masuklah dokter yunho dan memanggil changmin keluar kamar. Merekapun berbicara cukup serius. Seul mi yang penasaran, memilih untuk mengikuti oppanya.
“maaf saya mengganggu anda.” Ujar dokter yunho
“tidak apa-apa. Dokter ingin membicarakan keadaan adik saya kan? Bagaimana? Apa dia ada kemajuan?” tanya chnagmin terburu-uru
“mm.. keadaan adik anda tidak membaik, malah cenderung makin memburuk. Saya hanya bisa mengingatkan anda tentang donor tulang belakang itu” jawab dokter yunho

‘donor?? Donor tulang belakang??’ seru seul mi terkejut. Selama ini dia tidak pernah ke rumah sakit karena dia selalu tidak punya kesempatan. Jadi ia sangat terkejut ketika mendengar penjelasan dokter

“batas paling lambat untuk operasi tulang belakang itu kemungkinan hanya 2 bulan lagi. selebihnya, saya tidak bisa memperkirakan apa yang akan terjadi” tambah dokter sebelum akhirnya ia meniggalkan changmin yang terduduk lesu di kursi koridor rumah sakit.
“seul mi…” lirih changmin. Seul mi yang melihat itu semua hanya bisa menagis dalam diam.

2010, 31 desember
“heh! Kau melamun lagi ya?” tanya kyu menghampiri seul mi
“hah?! aniyo.. aniyo.. aku hanya sedang memperhatikan bintang” jawab seul mi
“kau bohong!” ujar kyu. Seul mi menoleh, mengerutkan dahinya
“aku memperhatikanmu sejak hari natal. Sejak hari itu kau lebih banyak melamun. Sebenarnya ada apa? Apa karena kau bosan karena terus kekurung kesini?” lanjut kyu cemas
“kekurung??” tanya seul mi
“iya. Kau pernah bilang padaku kalau roh sepertimu tidak bisa mendekat ke tubuhnya karena itu akan membuat keadaannya bertambah buruk” jawab kyu.

‘ya ampun oppa! Kau masih ingat itu? padahalkan… itu aku bohong’ ucap seul mi tak menyangka

“oh ya! tadi aku ke studio xxx. Disana aku bertemu minzy. Dan aku mendapatkan nama rumah sakit tempat kau di rawat” kata kyu tersenyum
“jinja??” tanya seul mi
“de. Dan rencananya hari minggu nanti aku akan menjengukmu”seru kayu
“JANGAN!!!!!” teriak seul mi melarang
“loh?? Waeyo??” seru kyu tak mengerti
“karena.. karena... kau tahu lah! Kau itu seorang artis papan atas. Kalau kau datang ke rumah sakit dan kau tiba-tiba dikerumuni para elf, bisa-bisa kau mengganggu pasien lain. Lagi pula, apa tidak aneh? Kau datang menjengukku? Nanti bisa-bisa ada gossip kalau kau dan aku… mm.. maksduku.. kita…” jelas seul mi menghentikan kalimatnya.
“apa?” tanya kyu mendekatkan wajahnya pada seul mi. menyadari wajahnya memerah, seul mi pun membalikkan badannya.

‘kenapa kau tak lanjutkan kalimatmu?’ tanya kyu dalam hatinya.

“kyu!” panggil sungmin dari dalam.
“sedang apa kau di balkon sendiri? Yang lain sudah pada datang tuh!” lanjutnya
“di dalam panas” jawab kyu singkat
“ooh!.. oh ya, tadi aku lihat kau di studio xxx, sedang apa kau disana? Ah! Aku tahu! pasti kau sedang mencari yeoja itukan? Siapa namanya? Ah ya! seul mi, ahn seul mi!” ujar sungmin. *dasar bang umin aneh! Dia yag nanya, dia jug ayang jawab.. ck, ck ,ck*
Seul mi yang mendengar namanya disebut segera berbalik dan memperhatikan couple itu berbicara.

“aniyo, tadi aku bertemu temannya, minzy. Katanya seul mi kecelakaan dan sekarang dia sedang di rawat” jawab kyu dengan ekspresi yang tenang
“kecelakaan??” ujar sungmin kaget. Kyu mengangguk.
“tapi tunggu! Kalau memang dia kecelakaan, kenapa kau tenang-tenang saja? padahal dia itukan gadis yang kau cintai” sambung sungmin yang membuat seul mi terkejut dan kyu yang malu setengah mati.
“heh! Jawab aku! Kau memang mencintainya kan? Sejak kalian bertemu 2 bulan yang lalu. Bahkan 3 tahun yang lalu malah, saat kau bilang kalau seul mi itu adalah buah tidurmu yang terus menganggu hidupmu, ya kan?” lanjut sungmin.

‘aduh sungmin! andai kau tahu. mungkin kau tidak akan bilang seperti ini di sini!’ keluh kyu.
‘tapi tak apalah! Sudah terlanjur ii. Sekalian saja lah!’

“ya! aku menyukainya. Aku juga mencintainya. Bagiku, dimanapun dia berada, dia akan selalu ada disini. Di hatiku” jawab kyu seraya menyentuh dadanya. Seul mi yang melihat pernyataan cinta kyu secara tak langsung itu hanya bisa diam. Jauh di dalam hatinya ia sangat senang karena perasaannya terbalaskan.

2011, 14 januari
Di dorm suju ~
“seul mi” panggil kyu yang sibuk memasukkan pakaiannya ke dalam koper
“de” sahut seul mi menghampiri kyu
“besok aku akan ke Bangkok. Dan seterusnya aku akan jarang pulang” seru kyu menatap seul mi
“ne, aku tahu. kau pasti akan sibuk dengan sushow 3, konser suju KRY dan suju M kan?” jawab seul mi tersenyum
“kau tidak akan rindu padaku?” tanya kyu
“rindu?” ujar seul mi
“ne. ingat perkataanku saat malam tahu baru itu?” tanya kyu kembali sembari mengenggam tangan seul mi.
“aku serius. Aku mengatakan yang sebenarnya” tambahnya sembari mencium tangan seul mi
“tunggu aku pulang, ok!” lanjutnya. Seul mi hanya bisa tersenyum dan mengangguk senang.

Di rumah sakit ~
“hyung, apa kata dokter?” tanya niel pada changmin
“kata dokter, tulang belakangku keadaannya sangat baik” jawab changmin
“lalu hyung akan jadi mendonorkannya untuk seul mi noona?” tanya niel kembali. Changmin mengangguk.
“dan sekarang tugasmu adalah bantu aku untuk membujuk omma dan appa, ok?” ujar changmin seraya memeluk adik lelakinya.

“TIDAK!! Sampai kapanpun omma tidak akan setuju!” larang omma
“omma, dengar aku dulu. Ini untuk kebaikkan anak gadis omma satu-satunya.” Bujuk changmin sembari memeluk ommanya
“kalaupun aku tidak ada, masih ada niel anak lelaki omma yang bisa menjaga omma dan appa” tambahnya hamper menangis
“kau tahu resikonya? Kalau operasi ini berhasil, kau akan…” ujar omma menangis
“iya, aku tahu omma. Aku sangat tahu” seru changmin menghapus air mata ommanya
“kalau kau memang sangat yakin. Lakukanlah. Appa akan selalu mendukung keputusanmu” ujar appa menepuk bahu changmin
“kau sudah besar nak. Kau berhak memilih jalanmu sendiri. Semoga tuhan melindungimu anakku” ucap omma memeluk putra sulungnya.

2011, 29 januari
Di dorm suju ~
Di atas ranjang kyu, seul mi duduk sembari memeluk kedua kakinya dan menangis sedih.
“changmin oppa… kau tidak boleh seperti itu…” ujarnya lirih.

Selama beberapa hari ini, seul mi terus berada di rumah sakit memantau keadaannya secara langsung. Selama beberapa hari ini juga, seul mi terus di hantui oleh 2 pilihan yang sulit. Antara memilih changmin atau kyuhyun.

Memilih untuk terus hidup dengan tulang belakang milik changmin dan hidup bahagia bersama kyu atau membiarkan dirinya mati dan membiarkan changmin tetap hidup.

“tuhan, apa itu jawaban yang tepat?” katanya seraya memohon petunjuk-Nya

Di rumah sakit ~
“bagaimana dok? Kapan saya akan dioperasi?” tanya changmin
“melihat keadaan seul mi yang makin memburuk. Kemungkinan tanggal 3 nanti. Ketika tahun baru china” jelas dokter yunho
“baguslah! Makin cepat, makin baik” ucap changmin lega. Sebenarnya jauh di dalam hatinya dia masih ragu-ragu dengan tindakannya ini. Tapi melihat ommanya yang selalu mengigau memanggil nama putrinya dan keadaan seul mi yang makin memburuk, changminpun memantapkan hatinya dan berusaha melupakan semua resiko walau itu akan mengancam nyawanya sendiri.

Di singapura ~
“seul mi, tunggu aku ya” kata kyu sembari menatap deretan kertas bertuliskan nama seul mi.

2011, 03 februari
Di dorm suju ~
“saengil chukkae hamnida.. saengil chukkae hamnida.. sarang haneun cho kyuhyun.. saengil chukkae hamnida!” ujar semua member suju. Mereka bernyanyi ketika mereka baru sampai di apartemen kyu. Dengan perasaan bahagia, kyuhyun membuat sebuah permohonan dan meniup lilin dari kue yang di bawa sungmin.

Di rumah sakit ~
“baik kalau begitu operasi akan saya lakukan. Untuk tuan changmin silahkan ikut saya dan untuk keluarga dimohon tunggu di ruang tunggu” ujar dokter yunho sembari pergi menuju ruang operasi di ikuti changmin.
“hati-hati hyung!” kata niel sedikit berteriak

“anda sudah siap?” tanya dokter yunho
“ne, saya sudah siap!” jawab changmin. Dokter pun menyuntikkan obat bius pada changmin dan bersiap-siap untuk memulai operasi

Di dorm suju ~
setelah mereka berpesta, kyuhyun langsung menuju kamarnya dan melepaskan rindunya pada seul mi.
“saengil chukkae oppa!” ujar seul mi tersenyum. Tak ada ekspresi sedih atau gelisah seperti beberapa hari yang lalu.
“kau tahu ulang tahunku?” tanya kyu
“tentu saja aku tahu! aku ini kan fansmu!” jawab seul mi sembari mendorong bahu kyu
“yakin hanya fans?” kata kyu maju mendekati seul mi
“ne, aku yak-“ belum sempat seul mi melanjutkan kalimatnya. Kyu sudah keburu menciumnya dan mendekap tubuh seul mi erat.
“aku mohon. Jangan berbohong lagi” ujar kyu setelah melepas ciumannya
“aku mencintaimu seul mi… jeongmal saranghae..” lanjut kyu seraya mengelus rambut seul mi

‘tuhan, mungkin ini saatnya. Tolong kabulkan permohonanku’ ujar seul mi

“nado oppa… nado saranghaeyo…” balas seul mi tersenyum. Dia berusaha tersenyum walau di dalam hatinya ia ingin menangis.
Mendengar jawaban seul mi, kyuhyun kembali mencium seul mi. mata keduanya terpejam. Seul mi sangat menikmati ciuman kyuhyun yang lembut bahkan sangat lembut. Mereka berdua tenggelam dalam suasana cinta yang hangat. Sampai akhirnya…

“seul mi? seul mi?? SEUL MI???” teriak kyuhyun ketika menyadari seul mi sudah tak ada di pelukannya. Dengan tergesa-gesa, ia berlari mengitari apartemennya mencari seul mi. tapi sayang, ia tak menemukannya.

‘tunggu! apa dia sudah sadar ya?’ ucapnya mengingat kejadian yang pernah ia alami sebelumnya. Tanpa mendengar teriakan keempat temannya yang heran melihat tingkah laku kyu, ia segera pergi menuju rumah sakit tempat seul mi di rawat.

Di rumah sakit ~
Baru 1 jam sejak changmin masuk ruang operasi. Pintu ruang operasi terbuka. Muncullah dokter yunho seraya melepaskan masker yang melekat di wajahnya.
“dokter ada apa? Kenapa begitu cepat?” tanya appa
“iya dok. Ini kan baru 1 jam” sambung niel sambil melihat jam di tangannya
“apa… ada sesuatu yang terjadi… dengan anak saya?” tanya omma ragu-ragu. Dokter yunho menghela napas sejenak.
“saya sudah melakukannya semaksimal mungkin. tapi ternyata tuhan berkehendak lain. Anak anda…” ujar dokter terhenti. Ia tak tega mengatakan yang sebenarnya
“anak saya? Anak saya yang mana? Seul mi? changmin? Cepat dok katakan! Ada apa?” tanya omma yang sangat khawatir.
“anak anda.. seul mi.. dia telah pergi..” kata dokter yang membuat seluruh anggota keluarga terkejut tak menyangka.

Jauh diujung lorong sana, seorang namja jatuh terduduk lemas mendengar perkataan dokter.
‘seul mi? tidak! Ini tidak mungkin!’ ucapnya yang segera bangun dan berlari menuju ruang operasi.

“dokter, ada apa dengan seul mi? dia.. dia baik-baik saja kan?” tanya namja itu khawatir
“kyuhyun suju??” ujar niel di tengah-tengah kesedihannya ketika melihat wajah namja itu.
“maafkan saya” ucap sang dokter. Tak percaya dengan ucapan dokter, kyuhyun pun menerobos masuk ke ruang operasi dan menghampiri seul mi yang sudah diam membeku.
“seul mi.. ini aku kyu.. kau.. kau tidak apa-apa kan? Kau.. kau sadarkan? Seul mi jawab aku! Bangun seul mi! bangun!” ujar kyu menguncang-guncang kedua bahu seul mi. tapi tetap, jawabnya sama. Hanya diam.
“SEUL MI!!!!!!” teriak kyu tak terima

2011, 06 februari
Di pemakaman ~
“seul mi, ini aku kembalikan. Bukannya aku tak mau menyimpannya. Aku hanya berpikir, lebih baik ini aku kembalikan” ujar seorang namja seraya menaruh sebuah kotak cokelat di atas timbunan tanah dengan batu nisan bertuliskan nama yeoja yang ia cintai, ahn seul mi.
“jangan! Aku yakin seul mi ingin kau menyimpan itu. Karena hanya itu yang bisa mengingatkanmu dengannya. Minimal sampai kau bertemu dengan seseorang yang bisa mengantikan seul mi” ujar seorang namja tiba-tiba dari arah belakang
“kau?”
“aku changmin, kakaknya seul mi. kau cho kyuhyun kan?” serunya tersenyum
“selama aku tak sadarkan diri karena obat bius operasi itu, seul mi datang ke mimpiku dan menceritakan semuanya” jelas changmin
“dia mencintaimu. Sangat.. sangat mencintaimu..” sambungnya seraya mengelus batu nisan. Kyu yang mendengar ucapan changmin menunduk dan tersenyum sedih.

“jangan sedih kyu oppa. Aku melakukan ini karena aku mencintaimu. Aku memohon pada tuhan agar biarlah aku yang pergi. Karena aku hanya ingin kedua orang yang kusayangi bisa tetap hidup dan terus bahagia. Aku akan mengunjungimu lewat mimpimu. Saranghaeyo oppa” ujar seul mi terharu melihat perilaku kedua namja itu. iapun mencium pipi kyu dan terbang ke langit dengan harapan orang yang ia cintai bisa hidup lebih bahagia walau tanpanya.

The End

Tidak ada komentar:

Posting Komentar